Home KRIMINAL Kekasih dari Pengendara Motor yang Ngamuk saat Ditilang Angkat Bicara: Maafkan Pacar...

Kekasih dari Pengendara Motor yang Ngamuk saat Ditilang Angkat Bicara: Maafkan Pacar Saya

1180

BeritaNext.com – Viral video di media sosial yang perlihatkan seorang pria berkaus putih mengamuk dan hancurkan motor karena tak terima ditilang.

Kekasih dari pria tersebut pun angkat bicara lantaran aksi itu menjadi viral dan mengundang hujatan dari warganet.

Kekasih dari pria perusak motor yang diketahui bernama Yuni tersebut menuliskan status di akun Facebook miliknya Yunie X Acy pada Jumat (8/2/2019).

Yuni memohon pada warganet agar memaafkan kelakuan pacarnya.

Ia pun meminta agar warganet tidak memperpanjang perkara.

“Saya mohon sama netizen semua..maafkan pacar saya ya..ga usah diperpanjang, dia udh minta maaf,” tulis Yuni di akun Facebook miliknya.

Status Facebook Yuni tersebut lantas dibanjiri komentar oleh warganet.

Satu di antaranya ialah akun Facebook Tahang Moehamaed Haccii yang menyarankan Yuni untuk meninggalkan sang kekasih.

“Mending tinggalin aja mbak. Motor aja dibanting sama dia apalagi situ. Ngerii,” tulis akun Facebook Tahang Moehamaed Haccii.

Komentar itu kemudian dibalas oleh Yuni.

Yuni menegaskan bahwa motor yang dirusak kekasihnya ialah miliknya, namun dia memilih untuk pasrah.

“Motornya milik saya,,tapi saya pasrah mau gimana lagi udh terlanjur..” ujar Yuni.

Diberitakan sebelumnya, beredar video seorang pria bernama Adi Saputra yang mengamuk dan hancurkan motor yang dikendarainya karena tak terima ditilang.

Peristiwa tersebut terjadi di dekat Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan pada Kamis (7/2/2019).

Pengendara yang berboncengan tersebut ditilang karena melawan arus, tidak memakai helm, serta tidak membawa SIM dan STNK. (Tribun-Video.com/Monica)

Adi Saputra Beli Motor yang Dibantingnya Via Facebook Rp 3 Juta, Begini Modusnya

Adi Saputra dituduh atas dugaan kepemilikan kendaraan secara ilegal.

Adi mengaku membeli motor Honda Scoopy yang dibanting-bantingnya itu melalui situs jejaring sosial Facebook.

“Dari keterangan Adi Saputra bahwa sepeda motor yang menjadi barbuk yang sudah dihancurkan oleh dia itu dia membelinya secara cash on delivery (COD) melalui FB,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan kepada wartawan di kantornya, Tangerang Selatan, Jumat (8/2/2019).

Ferdi melanjutkan Adi membeli motor bodong itu seharga Rp 3 juta. Namun dia membeli kendaraan itu tanpa dilengkapi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

“Dia beli Rp 3 juta kepada orang yang tidak dia kenal pada waktu itu, dikasihkan motor dengan STNK-nya dan BPKB tidak ada,” lanjutnya.

Setelah aksi banting motor karena tidak terima ditilang polisi itu, Adi kemudian ditangkap. Polisi kemudian menetapkannya sebagai tersangka.

Adi dipersangkakan atas dua kasus. Pertama atas pelanggaran lalu lintas dan kedua atas kepemilikan kendaraan bodongnya itu.

Adapun pelanggaran lalu lintas yang dilakukan Adi adalah tidak melengkapi alat pengaman, seperti spion, helm, dan lain sebagainya. Adi juga melawan arus saat berkendara hingga melawan petugas saat hendak ditilang.

“Yang bersangkutan mengendarai sepeda motor, pertama, tidak melengkapi alat-alat pengaman, seperti spion, helm, dan lain sebagainya. Tidak dilengkapi dokumen-dokumen resmi kepemilikan kendaraan bermotor, dan melawan arus untuk menghindari petugas kepolisian,” sambung Ferdy.

Sangkaan kedua, Adi Saputra diduga mengendarai motor yang didapatkan secara ilegal.

“Perbuatan pidana tentang kepemilikan kendaraan bermotor yang kita duga didapat dari hasil yang ilegal atau tidak benar,” ujar Ferdy. Detik.com

Loading...