Berita

Bukan Insaf Dipenjara, Masriah Berulah Buang Sampah ke Tetangga Sambil Joget Kini Tersangka Lagi

22
×

Bukan Insaf Dipenjara, Masriah Berulah Buang Sampah ke Tetangga Sambil Joget Kini Tersangka Lagi

Share this article

KILASVIRAL.COM – Seolah tak kapok, seorang ibu di Sidoarjo Jawa Timur, Masriah yang belum lama bebas penjara harus diproses hukum lantaran kembali mengusik tetangganya.

Pernah divonis penjara sebulan karena menyiram air kencing ke rumah tetangga, wanita 67 tahun warga Desa Jogosatru, Sukodono, Sidoarj itu kembali ditetapkan sebagai tersangka karena ulah serupa.

Kali ini Masriah terekam CCTV membuang sampah ke halaman rumah tetangganya, Wiwik Widiarti, sambil berjoget.

Setelah kejadian tersebut, Masriah kembali dilaporkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sidoarjo pada Jumat (13/10/2023).

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, pihak Satpol PP kembali menetapkan Masriah sebagai tersangka pada Selasa (31/10/2023).

“Pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) sudah jelas, Ibu Masriah kita tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan Satpol PP Sidoarjo Anas Ali Akbar di Kantor Satpol PP Sidoarjo, Selasa (31/10/2023).

Dengan demikian, maka Masriah sudah dua kali ditetapkan sebagai tersangka. Dia sama-sama dijerat Perda Sidoarjo Nomor 10 Yahun 2013 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Diketahui, pada Mei 2023, Masriah juga menjalani hukuman satu bulan penjara setelah ditetapkan tersangka karena buang air kencing dan tinja ke tetangganya, Wiwik Widiarti.

Masriah dinyatakan bebas pada Jumat (30/6/2023).

Anas mengungkapkan, Masriah dijadwalkan akan menjalani sidang atas perkara buang sampah ke tetangga ini pada pekan depan atau Jumat (8/11/2023).

Hukuman Masriah akan diputuskan oleh majelis hakim.

Namun menurutnya, Masriah bisa terancam tiga bulan penjara dan denda maksimal Rp 50 juta.

Hal itu karena Masriah melanggar Perda Nomor 10 Tahun 2013 Pasal 8 Ayat (1) huruf C tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

“Mengenai hukuman apakah lebih berat atau sama, kita sudah buatkan resumenya, tapi tetap hakim yang memutuskan,” tandas dia.

Tak Sakit Jiwa, Ini Pangkal Masalah Sikap Jahat Masriah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *