Berita

Derita Diana Besarkan Anak Seorang Diri, Kehilangan Pekerjaan Demi Obati Putranya Korban Bullying

24
×

Derita Diana Besarkan Anak Seorang Diri, Kehilangan Pekerjaan Demi Obati Putranya Korban Bullying

Share this article

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

KILASVIRAL.COM, TAMBUN SELATAN – Diana Novitasari (40), orang tua siswa diduga korban bully berinisial FAA (12) yang terpaksa harus diamputasi kaki kirinya usai disliding teman. 

Dia merupakan orang tua tunggal yang membesarkan dua anak, kini tepaksa kehilangan pekerjaan demi mengurus putranya bolak-balik rumah sakit. 

Kuasa Hukum korban Mila Ayu Dewata Sari mengatakan, Diana menjadi orang tua tunggal setelah bercerai dengan suaminya. 

“Ibu Diana adalah seorang single parent yang membesarkan dua anaknya sendirian, sejak bercerai dengan suaminya sejak tujuh tahun yang lalu,” kata Mila. 

Kliennya selama ini berjuang sendiri, dia terpaksa kehilangan pekerjaan setelah sibuk mengurus FAA yang menderita sakit kronis hingga kakinya diamputasi. 

“Sejak Fatir (FAA) sakit pada Maret 2023 dan memutuskan untuk resign (keluar pekerjaan) dan tidak ada lagi penghasilan,” ucap Mila. 

Sebelumnya, Diana merupakan seorang wanita karir yang bekerja sebagai staf administrasi di sebuah perusahan swasta. 

Setelah tak memiliki pekerjaan, Diana sempat mencoba peruntungan dengan berjualan online tetapi usaha itu tak berjalan mulus. 

“Sejak Fatir masuk rumah sakit dia memilih resign, dulunya pegawai swasta sama punya sambilan jual kue-kue secara online tapi sekarang enggak lagi,” terangnya. 

Wakil Kepala Sekolah Sukaemah saat ditemui di sekolah dasar negeri (SDN) Jatimulya 09, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (31/10/2023). Ia membantah membantah adanya perundungan yang berujung kaki salah satu siswa harus diamputasi.
Wakil Kepala Sekolah Sukaemah saat ditemui di sekolah dasar negeri (SDN) Jatimulya 09, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (31/10/2023). Ia membantah membantah adanya perundungan yang berujung kaki salah satu siswa harus diamputasi. ((KOMPAS.com/FIRDA JANATI) 2)

Kini, Diana hanya bisa bergantu dari bantuan saudara dan teman-temannya yang tidak selamanya bisa dia andalkan. 

“Jadi untuk biaya menjaga fatir mengandalkan bantuan dari beberapa teman dan saudara. Tetapi kan tidak mungkin seperti ini terus,” terang dia. 

Sebelumnya diberitakan, siswa berinisial FAA (12) terpaksa kehilangan kaki kirinya usai menjalani operasi kanker tulang di RS Kanker Dharmais, Jakarta. 

Sang ibu bernama Diana Novitasari mengatakan, kondisi kesehatan anaknya menurun sejak Februari 2023 lalu. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *