Berita

Dicabuli Kakeknya, Siswi SMA di Jaksel Dapat Perlindungan dari LPSK

33
×

Dicabuli Kakeknya, Siswi SMA di Jaksel Dapat Perlindungan dari LPSK

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

KILASVIRAL.COM, KEBAYORAN LAMA – Siswi SMA berinisial S (14) yang diduga dicabuli oleh kakeknya telah dilindungi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Pelaku berinisial S (55) mencabuli korban di rumahnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada 11 Februari 2023.

“LPSK sudah memberikan perlindungan terhadap korban,” kata paman sekaligus kuasa hukum korban, Achmad Rulyansyah, Sabtu (28/10/2023).

Achmad menambahkan, dukungan terhadap korban juga datang dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).

“Bahkan terakhir Komnas Perlindungan Anak sudah memberikan dukungan untuk menindaklanjuti proses laporan,” ujar dia.

Sekitar satu bulan setelah peristiwa pencabulan, tepatnya 16 Maret 2023, pihak korban melaporkan pelaku ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/822/III/2023/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya tertanggal 16 Maret 2023.

Achmad mengatakan, sejak laporan polisi itu dibuat kasus dugaan pencabulan ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Artinya sampai dengan saat ini, sudah delapan bulan lamanya, kasus tersebut masih dalam proses lidik (penyelidikan). Belum juga dilakukan gelar perkara,” kata Achmad.

Achmad mengaku pihaknya sudah bersurat kepada Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Kami bersurat meminta kejelasan terhadap tindak lanjut proses laporan yang sudah kami laporkan di Polres Jakarta Selatan. Untuk itu, guna mengedepankan hak anak sebagaimana Undang-Undang (UU) perlindungan anak, kami bersurat dan memohon kepada Kapolres,” ujar dia.

Itu bukan pertama kalinya pihak korban mengirim surat ke Kapolres Metro Jakarta Selatan untuk meminta kejelasan.

“Ini surat resmi, ini sudah ketiga kalinya saya bersurat. Intinya saya tidak mau mengintervensi penyidik, saya tidak mau mengintervensi kepolisian, tapi saya menaruh harapan yang besar kepada Polres Jakarta Selatan untuk dapat menegakkan keadilan dan melindungi korban,” tutur Achmad.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *