Inilah Sosok Putri Penjual Cilok yang Raih Gelar Wisudawan Terbaik FISIP Unair dengan IPK 3,90

Like Comment

Beritanext.com – Inilah Sosok Putri Penjual Cilok yang Raih Gelar Wisudawan Terbaik FISIP Unair dengan IPK 3,90

Nur Syamsiyah meraih penghargaan sebagai lulusan terbaik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Dilansir TribunWow dari Kompas.com, Nur Syamsiyah mampu meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) yang nyaris sempurna yaitu mencapai 3,90.

Saat ditemui Kompas.com Kamis (11/10/2018), Nur Syamsiyah masih sibuk menerima ucapan selamat dari teman-temannya di kampus.

Perempuan 21 tahun itu resmi diwisuda dan menjadi sarjana sosial di Unair Surabaya pada Selasa (9/10/2018).

Nur Syamsiyah menjadi kebanggan keluarga karena prestasi akademik yang dirinya raih.

Putri Penjual Cilok

Nur Syamsiyah yang akrab dipanggil Syam ini adalah putri seorang penjual cilok, sementara ibunya adalah seorang penjual nasi kotak.

“Saya justru bangga, orangtua saya penjual cilok, saya lulusan terbaik,” ujar Syam di kampus Unair, Kamis (11/10/2018).

Syam berharap dirinya dapat menjadi inspirasi bagi semua orang.

Perempuan kelahiran Surabaya, 5 Maret 1997 itu lahir di tengah keluarga yang sederhana, namun begitu dirinya menjalani masa perkuliahan dengan tekun.

Pernah Menjadi Penjaga Kasir

Karena lahir di tengah keluarga yang sederhana, Syam tidak jarang harus mencari pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan keluarga.

Pada tahun 2014, saat dirinya masuk kuliah, sejumlah pekerjaan pernah dijalankan olehnya mulai dari menjadi guru ngaji, hingga tenaga peneliti.

Syam menyebutkan bahwa dirinya pernah menjadi seorang penjaga kasir selama sebulan.

“Saya juga pernah menjadi kasir di tempat rental game selama sebulan,” ungkap Syam.

Ingin Lanjutkan S2 di Luar Negeri

Setelah lulus S1, Syam berencana untuk melanjutkan kuliah ke jenjang pascasarjana.

Dirinya mengatakan bahwa Unair menawari untuk berkuliah kembali disana tanpa tes dan tanpa biaya.

“Ini kesempatan emas bagi saya. Dosen-dosen menyarankan agar diambil,” pungkasnya.

Akan tetapi, Syam lebih memilih untuk mengambil jalannya sendiri yaitu dengan mencoba mendaftar S2 di luar negeri.

“Saya ingin di Lund University Swedia,” jelas Nur Syamsiyah.

Setelah lulus S2, Syam ingin menjadi dosen dan tetap berkarir di dunia akademik.

Pengahargaan Diberikan Langsung oleh Rektor Unair

Dilansir dari laman Twitter resmi Unair @Unair_Official pada Selasa (9/10/2018), Nur Syamsiyah memperoleh penghargaan khusus dari Rektor Unair.

Pada unggahan laman @Unair_Official, terlihat Nur menerima penghargaan tersebut langsung dari Rektor Unair Prof. M. Nasih.

Dirinya didampingi oleh kedua orang tuanya saat menerima gelar wisudawan terbaik FISIP Unair.

Melalui unggahan tersebut, Rektor Unair mengungkapkan bahwa upaya dan perjuangan Syam meraih gelar tersebut dinilai sempurna dan layak diberikan apresiasi.

“Nur Syamsiyah mendapat penghargaan khusus dari rektor UNAIR. Putri pedagang cilok ini berhasil lulus S1 Sosiologi dengan IPK 3,9,” tulis laman @Unair_Official.

Jansen Sitindaon Mengaku Bangga

Mengomentari hal tersebut, Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengaku ikut bangga.

Hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya @jansen_jsp pada Selasa (9/10/2018).

“Melu Bangga!! Maju terus Unair tersayang,” tulis Jansen.

Unggahan Jansen Sitindaon pada Twitter, Selasa (9/10/2018). (Twitter/ @jansen_jsp)

Demikianlah artikel beritanext yang berjudul “ Inilah Sosok Putri Penjual Cilok yang Raih Gelar Wisudawan Terbaik FISIP Unair dengan IPK 3,90” Semoga bermanfaat

sumber : (TribunWow.com/ Mutmainah) dipublikasikan Kamis, 11 Oktober 2018 20:13

You might like