Berita

Kakak Bunuh Adik di Bekasi, Pelaku Tikam dengan Pakai Pisau Baru Dipakai Kupas Buah

7
×

Kakak Bunuh Adik di Bekasi, Pelaku Tikam dengan Pakai Pisau Baru Dipakai Kupas Buah

Share this article

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

KILASVIRAL.COM, CIKARANG UTARA – Aksi keji dilakukan seorang kakak di Bekasi bernama Firmansyah (36), tega membunuh adiknya bernama Dewi Prastika (25) gara-gara sakit dengan perkataan korban. 

Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, kronologis kejadian bermula pada Kamis (19/10/2023). 

Pagi itu, korban hendak berwudhu untuk menunaikan salat dhuha di rumahnya Kampung Pilar RT01 RW01, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. 

“Korban ini adik perempuannya pelaku, barang bukti yang kami amankan sebilah pisau dapur, pakaian pelaku dan pakaian korban,” kata Twedi, Rabu (25/10/2023). 

Pagi itu, pelaku sedang duduk di meja dapur sambil menyantap buah-buahan. Tiba-tiba melintas adiknya hendak ke kamar mandi untuk berwudhu. 

Di momen ini, korban mengucapkan kalimat yang menjadi penyebab pelaku sakit hati hingga melakukan tindak pidana. 

Kata-kata yang dilontarkan korban yakni, “kamu sudah dewasa sudah besar tidak ada kerjaan, kerjaan mu hanya makan tidur makan tidur saja,”. 

“Motifnya diduga pelaku kesal karena perkataan korban, dianggap merendahkan pelaku,” jelas Twedi. 

Pelaku merupakan seorang duda, dia sempat menikah tetapi telah berpisah. Tak memiliki pekerjaan tetap alias serabutan. 

Mendengar perkataan adiknya pelaku kesal, emosinya membuncah lalu menutup pintu dapur rapat-rapat. 

Laiknya predator yang menunggu buruannya, Firmansyah saat itu benar-benar diliputi kekesalan terhadap adiknya. 

Firmansyah menunggu sampai adiknya selesai berwudhu, pisau sedari tadi dia genggam untuk memotong buah diarah ke tubuh korban. 

“Pelaku sedang makan buah-buahan sambil mengupas buahnya pakai pisau yang digunakan untuk menusuk korban, jadi spontanitas,” tutur Twedi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *