Berita

Kini Warga Tak Berani Nongkrong Malam Dekat Rumah Penemuan Mayat Membusuk di Koja, Ini Alasannya

35
×

Kini Warga Tak Berani Nongkrong Malam Dekat Rumah Penemuan Mayat Membusuk di Koja, Ini Alasannya

Share this article

KILASVIRAL.COM – Rumah dua lantai berpelataran cukup luas di Jalan Bali Rakyat, Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara itu kini dijauhi warga.

Sejak peristiwa penemuan mayat membusuk di dalamnya, warga ogah mendekat.

Bukan tanpa alasan, warga tak bisa nyaman dekat rumah berpagar tinggi itu.

Pasalnya, bekas jenazah ayah dan balitanya itu masih terasa.

Bau tak sedap masih bisa tercium di sekitar rumah tersebut.

Penemuan Mayat

Seperti diketahui, rumah kediaman pasangan Hamka (50) dan Nur Hikmah Fujianti (32) serta dua anaknya, AD (4) dan AQ (2) itu dimasuki warga pada Sabtu (28/10/2023).

Warga sudah tidak tahan dengan aroma busuk yang ternyata mengarah dari rumah itu.

Ternyata, warga mendapati Hamka dan AQ tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan.

Sementara Nur Hikmah hanya diam nyaris tanpa ekspresi lemas. Sementara, putrinya, AD juga masih hidup, namun lemas tak berdaya.

Kondisi rumah di Jalan Balai Rakyat 5, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara yang ditemukannya jasad ayah dan balitanya dengan disaksikan istri dan anak sulungnya. (1) (Elga Hikari Putra/TribunJakarta.com)

Setelah penyelidikan polisi, Hamka disebut telah meninggal sejak 10 hari sebelum ditemukan warga.

Sementara sang anak bungsu meninggal tiga hari sebelum ditemukan.

Jenazah Hamka dan balitanya diotopsi lalu dimakamkan satu laing lahat di TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (30/10/2023). Sementara Nur Hikmah dan Afida masih dalam penanaganan medis di RS Polri Kramat Jati.

Tak Berani Nongkrong

Sejak penemuan mayat Hamka dan AQ, warga masih mencium aroma menyengatnya.

Padahal, sudah sepekan kedua jasad membusuk itu dievakuasi dari dalam rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *