Minta Keringanan Hukuman hingga Ekonominya Terpuruk, Zumi Zola Tak Kuasa Menahan Air Mata

Like Comment

Beritanext.com – Minta Keringanan Hukuman hingga Ekonominya Terpuruk, 4 Tangisan Zumi Zola

Isak tangis terdakwa Zumi Zola terdengar beberapa kali saat dirinya membacakan nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Terdengar beberapa kali Zumi Zola menangis saat membacakan pledoi.

Berikut 3 permintaan Zumi Zola yang diwarnai dengan tangisan.

Zumi Zola mengaku masuk dalam ruang tahanan bukanlah sesuatu yang bisa ia bayangkan.

Masuk tahanan adalah hal yang tidak pernah saya bayangkan selama hidup saya. Kehidupan di dalam tahanan tidak pernah terbesit sedetik pun di kepala saya,” kata Zumi saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/11/2018).

TribunJateng.com, menghimpun dari Kompas.com dan Tribunnews.com.

1. Permintaan Maaf Zumi Zola ke keluarga

Suara Zumi semakin terdengar terbata-bata saat membacakan poin nota pembelaan yang menyangkut istri, kedua anaknya, serta ayah dan ibunya.

Pada awalnya, ia mengungkapkan, berada di ruang tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan hal yang tak pernah terbayangkan oleh dirinya.

“Dan saat menghadapi kenyataan itu, pikiran saya langsung tertuju pada keluarga saya, istri saya, anak-anak saya, dan juga orangtua saya yang sangat saya sayangi,” tutur Zumi, yang mulai menangis.

2. Berharap uang simpanan dikembalikan

Selama beberapa menit, Zumi memberikan berbagai macam klarifikasi terkait posisinya dalam dua perkara korupsi yang menjeratnya.

Setelah itu, ia mulai menyinggung uang simpanannya di dalam brankas yang disita KPK. Ia berharap agar majelis hakim mempertimbangkan pengembalian uang simpanan itu.

Menurut Zumi, uang simpanan tersebut tak ada sangkut pautnya dengan perkara korupsi.

Uang simpanan itu, lanjut dia, merupakan sebagian hasil pekerjaannya sebagai artis, kepala daerah, pemberian sang ayah, dan uang sisa kuliahnya di Inggris.

“Saya memohon dengan amat sangat agar uang simpanan saya tersebut bisa dikeluarkan dari penyitaan,” kata dia.
Dengan suara terbata-bata, Zumi menganggap pengembalian uang simpanannya akan sangat berarti bagi kebutuhan dirinya dan keluarga selama dirinya menjalani masa hukuman nanti.

Sebab, kata dia, istrinya hanyalah seorang ibu rumah tangga yang harus merawat dan menghidupi kedua anaknya. Sementara dirinya nanti harus menjalani hukuman penjara.

“Selama menjabat gubernur, saya banyak berada di Jakarta untuk bisa berada dekat anak-anak dan istri saya. Istri saya membutuhkan saya membantu mengurus kedua anak kami yang masih kecil,” katanya sambil menangis.

Ia merasa uang simpanan tersebut juga bermanfaat bagi perawatan dirinya atas penyakit diabetes yang selama ini dideritanya.

3. Zumi Zola berharap hukumannya diringankan

Tampak Zumi Zola membacakan pledoi dengan isak tangis saat meminta agar hukumannya diringankan

“Saya memohon agar diberikan keringanan dan diberikan kesempatan kepada saya untuk bisa merawat keluarga sesegera setelah saya mempertanggungjawabkan perbuatan saya melalui pelaksanaan hukuman,” ujarnya sambil terisak.

4. Zumi Zola mengaku kondisi ekonomi keluarga terpuruk

Di tengah sidang kasus korupsi yang membelitnya, Zumi mengaku ekonomi keluarga terpuruk.

Apalagi sekarang dia menderita sakit diabetes.

Dengan kerendahan hati, diungkap Zumi Zola, dirinya memohon agar‎ uang bisa

dikembalikan dan beberapa rekeningnya bisa kembali dibuka guna memenuhi

kebutuhan hidup keluarganya.

“Anak saya balita, yang sulung usia 4 tahun dan yang kedua usia 2 tahun.‎ Kondisi saya

sekarang butuh perawatan rutin diabetes. Hanya dari brankas itulah saya bisa biayai

kehidupan sehati-hari,” imbuhnya.

Zumi Zola sebelumnya dituntut delapan tahun penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Tuntutan lainnya, jaksa meminta majelis hakim mencabut hak politik Zumi selama lima tahun usai menjalani pidana pokoknya.

Menurut jaksa, Zumi menerima gratifikasi sebesar lebih dari Rp 40 miliar.

Zumi juga disebutkan menerima 177.000 dollar Amerika Serikat dan 100.000 dollar Singapura, serta satu unit Toyota Alphard.

Zumi juga disebut menggunakan hasil gratifikasi itu untuk membiayai keperluan pribadi dia dan keluarganya.

Menurut jaksa, Zumi juga menyuap 53 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, serta menyuap para anggota Dewan senilai total Rp 16,34 miliar.

Suap tersebut diberikan agar pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2017

Kemudian, agar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018 menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2018.

Demikianlah artikel beritanext yang berjudul “ Minta Keringanan Hukuman hingga Ekonominya Terpuruk, 4 Tangisan Zumi Zola” Semoga bermanfaat

sumber : (Wahyu Ardianti Woro Seto/tribunjateng.com) dipublikasikan Jumat, 23 November 2018 09:20

You might like

About the Author: admin

Loading...