Home CELEBS Rey Utami, Pablo dan Galih Ginanjar Resmi Kenakan Baju Tahanan

Rey Utami, Pablo dan Galih Ginanjar Resmi Kenakan Baju Tahanan

238

Kasus Ikan Asin yang menghebohkan publik terus bergulir bak bola panas. Setelah pemeriksaan dilangsungkan, kini Rey UtamiPablo Benua dan Galih Ginanjarresmi ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya pun harus ‘menginap’ di Polda Metro Jaya dengan seragam tahanan.

Rey Utami kembali muncul di publik hari ini, Jumat 12 Juli 2019. Ia mengenakan rompi tahanan dan sandal jepit dengan wajah yang nampak kusut.

Pablo Benua masih sempat melayangkan senyumnya ke awak media. Pria yang juga tersandung kasus penggelapan mobil ini menenteng beberapa tas hitam.

Pablo Benua masih sempat melayangkan senyumnya ke awak media. Pria yang juga tersandung kasus penggelapan mobil ini menenteng beberapa tas hitam.

Sejak awal kemunculannya, Pablo memang menuai sensasi. Mulai dugaan pemalsuan identitas sampai komentar pedasnya terhadap Risa Saraswati.

Loading...

Sejak awal kemunculannya, Pablo memang menuai sensasi. Mulai dugaan pemalsuan identitas sampai komentar pedasnya terhadap Risa Saraswati.

Dalam kasus ini Rey dan Pablo dibela oleh Farhat Abbas. Awalnya keduanya diperiksa karena menjadi pengunggah video sensasional, Ikan Asin.

Hukuman 6 tahun penjara menanti Rey dan Pablo dalam kasus ini. Farhat Abbas sendiri mengaku tengah mengupayakan penangguhan penahanan atas alasan anak Rey yang masih bayi.Galih Ginanjar terlihat amat pucat mengenakan rompi tahanannya. Mantan suami Fairuz ini mengaku tak memiliki motif menghina saat mengucapkan kata 'Ikan Asin' dalam video 'MULUT SAMPAH'.

Galih Ginanjar terlihat amat pucat mengenakan rompi tahanannya. Mantan suami Fairuz ini mengaku tak memiliki motif menghina saat mengucapkan kata ‘Ikan Asin’ dalam video ‘MULUT SAMPAH’.

Namun penjelasan berbeda datang dari tim penyidik kasus ini. Pihak kepolisian menegaskan Galih mengakui ingin mempermalukan Fairuz dalam BAP resmi.

Kini setelah Galih berstatus tersangka, satu pengacara mundur dari tim kuasa hukumnya. Alasannya sang pengacara merasa kasus yang dikerjakan tak sesuai hati nuraninya.

Kini setelah Galih berstatus tersangka, satu pengacara mundur dari tim kuasa hukumnya. Alasannya sang pengacara merasa kasus yang dikerjakan tak sesuai hati nuraninya.

(kapanlagi.com)

Loading...