Home peristiwa Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir, Cucu Wiranto Sempat Diajak Berlibur ke Karanganyar

Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir, Cucu Wiranto Sempat Diajak Berlibur ke Karanganyar

161
0

Beritanext.com – Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir, Cucu Wiranto Sempat Diajak Berlibur ke Karanganyar

Jenazah Ahmad Daniyal Alfatih, cucu Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto, telah dimakamkan di komplek pemakaman keluarga Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/11/2018).

Keluarga besar dari Jakarta hingga yang bermukim di Surakarta dan Semarang, Jawa Tengah, ikut mengantar kepergian almarhum ke tempat peristirahatannya.

“Keluarga saat ini lebih banyak bermukim di Punggawan, Solo,” kata ayah Ahmad Dahniyal Alfatih, Abdi Setiawan kepada TribunSolo.com dan awak media lainnya usai pemakaman.

Beberapa anggota keluarga Wiranto juga ada yang bermukim di Karanganyar.

Abdi Setiawan mengungkapkan, Ahmad Daniyal Alfatih semasa hidupnya sempat mengunjungi Kabupaten Karanganyar sekitar dua minggu lalu.

Kala itu, Ahmad Dahniyal Alfatih berlibur di Kecamatan Karangpandan.

“Kunjungan terakhir saat itu ke Karangpandan, kurang lebih dua minggu lalu.”

“Main-main bersama keluarga,” ucap Abdi.

Namun, tawa si bungsu dari 7 bersaudara ini menjadi sebuah kenangan.

Keluarga Menkopolhukam Wiranto foto bersama di samping makam almarhum Achmad Daniyal Alfatih di pemakaman keluarga Delingan, Kecamatan Karanganyar, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/11/2018).

Ahmad Daniyal Alfatih meninggal dunia akibat sebuah insiden yang menyebabkannya terpeleset di kolam di kediamannya, Kamis (15/11/2018).

Ia meninggal dalam usia 1 tahun 4 bulan.

Menerima kabar itu, Wiranto yang saat kejadian berada di Singapura mendampingi Presiden Joko Widodo di KTT ke-33 ASIAN memutuskan kembali untuk melayat di rumah duka, Jakarta.

Jenazah Ahmad Dahniyal Alfatih disemayamkan selama semalam sebelum akhirnya diterbangkan ke Karanganyar untuk dimakamkan, Jumat (16/11/2018).

“Ini tentunya mengejutkan sekaligus menyedihkan bagi keluarga.”

“Tetapi keluarga menyadari rencana Allah lebih baik dari harapan manusia.”

“Manusia boleh berharap tetapi Tuhan pada akhirnya yang menentukan dan kita percaya keputusan Allah lebih baik dari harapan manusia,” ucap Wiranto dalam sambutan di prosesi pemakaman.

Anak hingga Cucu Wiranto Dimakamkan di Kompleks Pemakaman Keluarga Delingan Karanganyar

Kompleks pemakaman keluarga Menkopolhukam RI Jenderal (Purn) Wiranto, Kelurahan Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/11/2018), beberapa jam sebelum prosesi pemakaman cucu Ahmad Daniyal Alfatih.

Jenazah Ahmad Daniyal Alfatih, cucu Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto, dimakamkan di komplek pemakaman keluarga Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/11/2018).

Ia dimakamkan bersebelahan dengan sang tante, Natarina Sofianti, anak pertama Wiranto.

Almarhum Natarina meninggal dalam usia 5 hari, 16 Oktober 1978 silam ketika Wiranto tengah bertugas di Timor Timur (sekarang Timor Leste).

Beberapa anggota keluarga Wiranto yang telang berpulang juga dimakamkan di sini.

“Eyang juga dimakamkan di pemakam keluarga ini (dari Wiranto),” jelas Abdi Setiawan, ayah Ahmad Daniyal Alfatih kepada TribunSolo.com dan awak media lainnya usai pemakaman.

Menurut Abdi, letak makam anggota keluarga disusun berdasarkan silsilah.

Komplek pemakaman keluarga Wiranto berjarak sekitar 10 km dari kota Karanganyar.

Lokasinya dekat dengan Taman Pemakaman Umum (TPU) Taman Memorial Delingan.

Ahmad Daniyal Alfatih meninggal akibat terperosot di sebuah kolam di kediamannya, Kamis (15/11/2018).

Ia adalah bungsu dari 7 bersaudara.

Jenazahnya disemayamkan di rumah duka, Jakarta, sebelum akhirnya diterbangkan ke Karanganyar untuk dimakamkan, Jumat (16/11/2018).

Kepergian Sang Cucu yang Begitu Mendadak

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto hadir dalam pemakaman cucunya, Achmad Daniyal Alfatih, di pemakaman keluarga Delingan, Kecamatan Karanganyar, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/11/2018).

Daniyal dimakamkan di samping makam tantenya, almarhumah Natarina Sofianti.

Natarina merupakan anak pertama Wiranto yang meninggal pada 16 Oktober 1978.

Saat itu, Wiranto sedang bertugas di Timor Timur (sekarang Timor Leste).

Mewakili keluarga, Wiranto mengatakan, keluarga sangat terpukul atas meninggalnya Daniyal.

Pada pagi hari sebelum cucunya meninggal, lanjut Wiranto, dia masih sempat bermain dengan keluarga.

“Siang harinya sudah harus berpisah selamanya.”

“Tentu ini sangat menyedihkan dan mengejutkan,” kata Wiranto di pemakaman keluarga Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat.

Meski demikian, Wiranto menuturkan bahwa keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Daniyal untuk selamanya.

“Kami sekeluarga benar-benar telah mengikhlaskan kepergian Ananda Achmad Daniyal Alfatih untuk berangkat mendahului menghadap Sang Khalik, untuk mendapatkan pengampunan yang Maha Kuasa,” ungkapnya.

“Tentunya almarhum Ananda Daniyal masih seperti kertas putih belum ada noda-nodanya.”

“Bagi manusia belum ada dosa-dosa yang dimiliki, namun apabila ada kesalahan yang membuat siapa pun merasa tidak nyaman, kami sekeluarga mohon dimaafkan,” tambah Wiranto, seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Jenazah Daniyal tiba di pemakaman keluarga Delingan sekitar pukul 09.00 WIB setelah, diterbangkan dari rumah duka di Jakarta pada pukul 07.00 WIB.

Prosesi pemakaman anak ketujuh dari pasangan Abdi Setiawan dan Amalia Sianti ini diiringi isak tangis keluarga.

Jenazah Daniel digendong oleh ayahnya dari mobil jenazah menuju kompleks pemakaman.

Ibu Daniyal, Amalia, tak kuasa menahan sedih kehilangan anak bungsunya itu.

Amalia berusaha tegar menyaksikan anaknya yang masih berusia 1 tahun 4 bulan dimasukkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Demikianlah artikel beritanext yang berjudul “ Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir, Cucu Wiranto Sempat Diajak Berlibur ke Karanganyar” Semoga bermanfaat

sumber : (Efrem Limsan Siregar/tribunsolo.com) dipublikasikan Jumat, 16 November 2018 23:42

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here